Pemanfaatan Lahan Sawah Tadah Hujan

Rp75,000

Category:

Judul: Pemanfaatan Lahan Sawah Tadah Hujan

Penulis: Irwan Mado

Editor : Ahmad Muchlis | Mas’ud Muhammadiah | Abdul Kodir
Layout: Bahtera Abk
Desain Cover : Bahtera Abk Art

Ukuran:

15×23 cm = v+44 halaman
Cetakan Pertama Juni 2025

BLURB:

Produksi tanaman pangan non padi dapat ditingkatkan melalui berbagai pola usaha, salah satu usaha yang sering dilakukan oleh petani utamanya di Sulawesi Selatan adalah dengan cara mengusahakan berbagai jenis komoditi dan perluasan areal pertanaman.

Di Sulawesi Selatan masih terdapat cukup luas areal lahan sawah tadah hujan dan lahan sawah bero yang belum dimanfaatkan. Luas lahan sawah tadah hujan tercatat berkisar 200.000 ha. Lahan ini terbentang luas mulai dari Pare-pare bagian utara sampai Bulukumba bagian selatan (Biro Pusat Statistik, 2000).

Melihat potensi areal sawah tadah hujan yang demikian luasnya maka dapat dikembangkan berbagai jenis tanaman sesuai dengan kemampuan dan daya dukung lahan tersebut. Pemanfaatan sawah tadah hujan setelah padi, diharapkan mampu menyerap tenaga kerja, meningkatkan peluang kerja dan distribusi tenaga kerja lebih merata serta meningkatkan pendapatan petani. Jagung, kacang hijau dan lombok merupakan bahan makanan yang dapat dikembangkan pada lahan sawah tadah hujan.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Pemanfaatan Lahan Sawah Tadah Hujan”

Your email address will not be published. Required fields are marked *